REPUBLIKA.CO.ID, LONDON - Banyak kabar baik bagi para penggemar berat kopi. Kini, semakin banyak alasan positif untuk mengkonsumsi minuman warna hitam ini. Empat cangkir kopi sehari bisa membantu menjaga kanker bertumbuh di rahim. Penelitian telah bisa menghubungkan konsumsi kopi secara teratur dengan kemungkinan lebih rendah dari kanker endometrium.
Wanita yang minum empat atau lebih cangkir sehari selama bertahun-tahun memiliki resiko 25 persen lebih rendah untuk terserang penyakit ini dibandingkan mereka yang minum kurang dari satu cangkir setiap hari.
Baik kopi berkafein maupun tanpa kafein tampak cukup berperan membantu menangkal penyakit ini. Penelitian ini dilakukan selama 26 tahun dengan 70.000 responden wanita.
Laporan dari jurnal kanker dan pencegahannya mengatakan minum kopi secara teratur dapat membantu menurunkan kadar hormon yang diyakini sebagai pemicu tumbuhnya kanker. "Uji klinis menemukan bahwa kopi mengandung lebih banyak zat antiokasidan dibandingkan sayur dan buah," kata peneliti senior, Edward Giovannucci.
Kanker rahim diderita oleh 6.400 wanita Inggris. Setiap tahunnya diperkirakan seribu orang meninggal akibat penyakit mematikan ini. Resiko terkena kanker rahim meningkat seiring bertambahnya usia. Para peneliti di Universitas Havard mengatakan untuk pencegahan kanker rahim dapat dilakukan dengan mempertahankan berat badan ideal.
all about killing time stories...sometimes wrote them accompanied by 'a cup of coffee'...easy listening music...
Friday, February 3, 2012
Tuesday, January 24, 2012
Wonder wut it is?
Tak lebih dari seminggu JMA
diajarkan Ama untuk “pai-pai” diusianya yang menghitung hari menuju 19 bulan ,
sehingga apabila mendengar kata “Kiong Hi-Kiong Hi”, JMA akan langsung
melakukan gerakan “pai-pai” yang belum sempurna itu. Tahun ini, tahun Naga Air
merupakan ‘Xin Chia’-nya yang ke-2.’ Pau’ pun sudah bisa dilanjutkannya bila
kita membantunya mengucapkan kata ‘Ang’ telebih dulu…Sudah terkumpul 20 amplop
angpao yang diberikan sanak keluarga untuknya…ah Mommy belum lagi menghitung jumlah
isinya…
Foto JMA 1st Xin Chia
Tapi bukan itu yang mau
diceritakan…tapi yang ini nih….Entah kenapa JMA, sore di hari Imlek kemarin menangis
sambil menjerit lama setelah terbangun dari mimpi buruknya….waktu itu SaKo Poh
JMA & keluarganya dari Tangerang yang sedang bertandang ke rumah....Matanya
terbelalak menunjukan ke-ngerian. Papi, mommy bergantian menggendong…Baru
setelah diajak bicara, diingatkan akan hal-hal yang menyenangkan baginya
(seperti kembang api, naik kuda) barulah JMA berangsur melupakan ke-ngerian
itu. Ketika ditanyakan ‘mimpi apa?’ isakannya mulai kembali terdengar karena
JMA belumlah pandai merangkai kata-kata. Wonder wut it is?
Wednesday, December 21, 2011
I'm not fat...but i like tis post
*Keunggulan Orang Gendut Ketimbang Orang Kurus*
1. Orang gendut dosanya lebih sedikit, jarang orang gendut yg jadi maling, karena mereka sadar gampang ketangkep :)
2. Orang gendut rata2 lebih kaya daripada orang kurus, lihat boss2, konglomerat, mafioso, dll... Mana ada yg kurus? Besarnya lingkar pinggang mereka menandakan tingkat kesuksesan hidup mereka :)
...
3. Orang gendut banyak amal:
-ketika mereka terlihat lucu dan orang kurus tertawa, itu amal.
-ketika orang kurus naek mikrolet trus duduknya kegencet orang gendut dan orang kurus menggerutu, amalnya pindah.
-ketika orang kurus bisa merasa langsing diantara orang gendut, amal buat si endut :)
4. Orang gendut mempunyai tingkat kebisingan yg rendah: orang kurus ketika menubruk tembog akan menghasil suara
"BRAAAKKKKKK. ..!!!", sedangkan orang gendut hanya menimbulkan suara "mmmbuugghh. .." lalu "tooeeenk" :) *membal*
5. Orang gendut punya suara indah: lihat penyanyi seriosa yg punya suara tenor dan sopran, rata2 endut kan? Contoh: Pavarroti.
6. Orang gendut mempunyai daya tahan lebih. Contoh: Ketika tersesat tanpa makanan selama 2 minggu di kutub utara, orang kurus pasti udah ko'it duluan jadi santapan beruang kutub. Sedangkan si beruang tidak memakan orang gendut karena: "WaH ada friend nech" :)
7. Orang gendut menyejukkan dunia: Ketika upacara ditengah terik matahari, pasti orang kurus berlindung dibalik bayangan orang gendut :)
8. Orang gendut mampu menghemat waktu:
ketika ada angkot ngetem penumpang dan yg naik hanya orang kurus, pasti gak jalan2 dan isinya kyk ikan sarden, tapi beda ketika orang gendut naik, belum buka pintu, angkotnya udah kaboer duluan :)
9. Orang gendut save the water. Ketika makan yg pedes2 dan panas2, orang gendut akan menghasilkan keringat lebih banyak, so biasanya itu mampu menghemat air minum dan MCK :)
10. Orang gendut itu rata2 berjiwa lembut. Hayo ngaku siapa yg punya pacar endut?!!
pasti sering tiduran di peyut pacarnya :)
Thursday, December 8, 2011
BUILT THE L.O.V.E
I just read n copas tis...
Mengapa orang menikah? Karena mereka jatuh cinta.
Mengapa rumah tangganya kemudian bahagia?
Apakah karena jatuh cinta?
Bukan....
Tapi karena mereka terus bangun cinta.
Jatuh cinta itu gampang, 10 menit juga bisa.
Tapi bangun cinta itu susah sekali, perlu waktu seumur hidup....
Mengapa jatuh cinta gampang?
Karena saat itu kita buta, bisu & tuli terhadap keburukan pasangan kita.
Tapi saat memasuki pernikahan, tak ada yang bisa ditutupi lagi. Dengan interaksi 24 jam/hari... 7 hari dalam seminggu, semua belang tersingkap.. ..
Di sini letak perbedaan jatuh cinta & bangun cinta.
Jatuh cinta dalam keadaan menyukai.
Namun bangun cinta diperlukan dalam keadaan jengkel.
Dalam keadaan jengkel, cinta bukan lagi berwujud pelukan, melainkan berbentuk itikad baik memahami konflik & bersama-sama mencari solusi yang dapat diterima semua pihak. Cinta yang dewasa tak menyimpan uneg-uneg, walau ada beberapa hal peka untuk bisa diungkapkan seperti masalah keuangan, orang tua, dan keluarga atau masalah sex....
Namun sepeka apapun masalah itu perlu dibicarakan agar kejengkelan tak berlarut.
Syarat untuk keberhasilan pembicaraan adalah kita bisa saling memperhitungkan perasaan.
Jika suami istri saling memperhatikan perasaan sendiri, mereka akan saling melukai.
Jika dibiarkan berlarut, mereka bisa saling memusuhi & rumah tangga sudah berubah bukan surga lagi tapi neraka.
Apakah kondisi ini bisa diperbaiki?
Tentu saja bisa, saat masing-masing mengingat komitmen awal mereka dulu apakah dulu ingin mencari teman hidup atau musuh hidup. Kalau memang mencari teman hidup kenapa sekarang malah bermusuhan?
Mencari teman hidup memang dimulai dengan jatuh cinta. Tetapi sesudahnya, porsi terbesar adalah membangun cinta. Berarti mendewasakan cinta sehingga kedua pihak bisa saling mengoreksi, berunding, menghargai, tenggang rasa, menopang, setia, mendengarkan, memahami, mengalah, dan bertanggung jawab.
Mau punya teman hidup?
Jatuh cintalah.
Tetapi sesudah itu bangunlah cinta.
Mengapa orang menikah? Karena mereka jatuh cinta.
Mengapa rumah tangganya kemudian bahagia?
Apakah karena jatuh cinta?
Bukan....
Tapi karena mereka terus bangun cinta.
Jatuh cinta itu gampang, 10 menit juga bisa.
Tapi bangun cinta itu susah sekali, perlu waktu seumur hidup....
Mengapa jatuh cinta gampang?
Karena saat itu kita buta, bisu & tuli terhadap keburukan pasangan kita.
Tapi saat memasuki pernikahan, tak ada yang bisa ditutupi lagi. Dengan interaksi 24 jam/hari... 7 hari dalam seminggu, semua belang tersingkap.. ..
Di sini letak perbedaan jatuh cinta & bangun cinta.
Jatuh cinta dalam keadaan menyukai.
Namun bangun cinta diperlukan dalam keadaan jengkel.
Dalam keadaan jengkel, cinta bukan lagi berwujud pelukan, melainkan berbentuk itikad baik memahami konflik & bersama-sama mencari solusi yang dapat diterima semua pihak. Cinta yang dewasa tak menyimpan uneg-uneg, walau ada beberapa hal peka untuk bisa diungkapkan seperti masalah keuangan, orang tua, dan keluarga atau masalah sex....
Namun sepeka apapun masalah itu perlu dibicarakan agar kejengkelan tak berlarut.
Syarat untuk keberhasilan pembicaraan adalah kita bisa saling memperhitungkan perasaan.
Jika suami istri saling memperhatikan perasaan sendiri, mereka akan saling melukai.
Jika dibiarkan berlarut, mereka bisa saling memusuhi & rumah tangga sudah berubah bukan surga lagi tapi neraka.
Apakah kondisi ini bisa diperbaiki?
Tentu saja bisa, saat masing-masing mengingat komitmen awal mereka dulu apakah dulu ingin mencari teman hidup atau musuh hidup. Kalau memang mencari teman hidup kenapa sekarang malah bermusuhan?
Mencari teman hidup memang dimulai dengan jatuh cinta. Tetapi sesudahnya, porsi terbesar adalah membangun cinta. Berarti mendewasakan cinta sehingga kedua pihak bisa saling mengoreksi, berunding, menghargai, tenggang rasa, menopang, setia, mendengarkan, memahami, mengalah, dan bertanggung jawab.
Mau punya teman hidup?
Jatuh cintalah.
Tetapi sesudah itu bangunlah cinta.
Thursday, September 22, 2011
15th Months of JMA
Dah 15 bulan ya, JMA....Sudah lancar melambaikan tanganmu bila papi berangkat ke kantor, kemudian mommy menyusul pergi meninggalkanmu bersama Oma & Opa di Bellyra....Kebahagiaan terpancar bila JMA mengayuh 'tricycle' dan mobil-mobilan meski dikayuhnya masih pakai kaki, bermain 'Pooh Ball' yang dibelikan A'Ie. Manjat memanjat sudah tidak sabar JMA lakukan dengan tangkas. Belum lagi kalau ada pensil dan kertas yang diberikan untuk bisa JMA coret2...Belum bisa tertidur pabila melihat papi, khususnya, yang belum lagi mau beranjak tidur dan masih asyik dengan Mac/ TV-nya. Sayang mommy hanya memberikan 5 sendok susu setiap kali waktunya 'nenen'. Meski sedikit, semoga kamu bertumbuh dengan baik ya, Nak...sebaik anak-anak lain yang konsumsi susunya melebihi kamu. Happy 15th months, kid. Be happy in this life.
Monday, August 8, 2011
waitin'
Menunggu dan ditunggu adalah bagian dari kehidupan. ira yang artinya si 'penunggu' menjadi peneguh bahwa qkan lebih banyak menunggu daripada di tunggu....sounds pessimist?!?
menunggu di jemput hubby kalau giliran standby di kampus di hari Sabtu, menunggu OB yang pergi beliin makan malam, menunggu waktu pulang ngantor jam 8 malam, menunggu air panas untuk menyeduh a cup of coffee/ milk, menunggu giliran di depan teller Bank B** untuk setoran gaji orang lain, menunggu tanggal 28 setiap bulannya untuk pergi ke Bank nyair-in transferan (yang ini q ga perlu menunggu antrean karena bukan B**), menunggu akhir tahun untuk gaji ke-13, menunggu di antrean K** yang ga pernah sepi demi sepaket ayam goreng crispy, menunggu operator delivery service yang belum siap untuk dibacakan pesananq, menunggu telpon berdering di kantor supaya bisa memperkenalkan produk yang harus q jual atau antarkan, menunggu jam keberangkatan bus D**** yang akan mengantarq ke bandara, menunggu pesawat di ruang check in bandara yang akan membawaq keluar dr Jakarta.
menunggu di jemput hubby kalau giliran standby di kampus di hari Sabtu, menunggu OB yang pergi beliin makan malam, menunggu waktu pulang ngantor jam 8 malam, menunggu air panas untuk menyeduh a cup of coffee/ milk, menunggu giliran di depan teller Bank B** untuk setoran gaji orang lain, menunggu tanggal 28 setiap bulannya untuk pergi ke Bank nyair-in transferan (yang ini q ga perlu menunggu antrean karena bukan B**), menunggu akhir tahun untuk gaji ke-13, menunggu di antrean K** yang ga pernah sepi demi sepaket ayam goreng crispy, menunggu operator delivery service yang belum siap untuk dibacakan pesananq, menunggu telpon berdering di kantor supaya bisa memperkenalkan produk yang harus q jual atau antarkan, menunggu jam keberangkatan bus D**** yang akan mengantarq ke bandara, menunggu pesawat di ruang check in bandara yang akan membawaq keluar dr Jakarta.
Friday, August 5, 2011
minul
duh yang ini niy mirip banget sm Minul...peliharaan kami selama 10 tahunan. tuh fotonya gw sm Minul, tekel betina pemberian tante gw...Perjalanan hidup kami sewaktu ada Minul ga bisa dilupain deh...tp hari2 terakhirnya gw tinggalin juga, yang akhirnya berita kematiannya gw terima n gw tangisi sendirian di Surabaya. Minul mati karena usianya...nyaris ga pernah sakit. Ke doker hewan tuk potong kuku saja, itupun jarang. Minul paling susah dipotong kukunya sampe-sampe harus diberangus dan terpipis-pipis waktu dipotong kukunya sm dokter hewan. Dokternya pun smp kena gigit juga karenanya (diberangusnya pake kaen putih doang siy, dok...jadi kena deh tuh tangan).
Keterampilan Minul a.l ambil piring sendiri kalau minta makanan yang lagi kita makan, dipanggil langsung dateng, apalagi bila kami meneriakan "tikus" atau "cicak" (yang ini ga sering-sering amat siy) langsung cepat-cepat diendusnya, ekor panjangnya naik bak signal yang membantu mencari lokasi targetnya, bener-bener obat stress sepulang kuliah smp pulang gw dr kantor.
Makanannya Minul tdd sayur sawi putih (yang dah ga segar lagi, yang ga laku di pasar tapi blm busuk juga, kalau tidak ada ya Minul dapet yang fresh), dan kepala-ceker ayam (yang ini siy kondisinya yang masih baik).Mudah saja buatnya, rebus dulu kepala n ceker ayamnya setelah mendidih baru sayur sawi putihnya, tambah gula buatan n garam secukupnya.
Minul bobo ga dikandang tapi di dalam kamar tidur kami. Kami sediakan alas kaki n kain tuk tempatnya bobo melingkar atau selonjoran. Kalau tengah malam dia mau pis atau pup tinggal ngais-ngais pintu, kami terbangun dan bukakan pintu kamar tuk dia lari ke WC dekat kamar. Setelah selesai, dia akan kembali mengais-ngais pintu minta dibukakan tuk kembali ke "tempat tidur"nya.
Keterampilan Minul a.l ambil piring sendiri kalau minta makanan yang lagi kita makan, dipanggil langsung dateng, apalagi bila kami meneriakan "tikus" atau "cicak" (yang ini ga sering-sering amat siy) langsung cepat-cepat diendusnya, ekor panjangnya naik bak signal yang membantu mencari lokasi targetnya, bener-bener obat stress sepulang kuliah smp pulang gw dr kantor.
Makanannya Minul tdd sayur sawi putih (yang dah ga segar lagi, yang ga laku di pasar tapi blm busuk juga, kalau tidak ada ya Minul dapet yang fresh), dan kepala-ceker ayam (yang ini siy kondisinya yang masih baik).Mudah saja buatnya, rebus dulu kepala n ceker ayamnya setelah mendidih baru sayur sawi putihnya, tambah gula buatan n garam secukupnya.
Minul bobo ga dikandang tapi di dalam kamar tidur kami. Kami sediakan alas kaki n kain tuk tempatnya bobo melingkar atau selonjoran. Kalau tengah malam dia mau pis atau pup tinggal ngais-ngais pintu, kami terbangun dan bukakan pintu kamar tuk dia lari ke WC dekat kamar. Setelah selesai, dia akan kembali mengais-ngais pintu minta dibukakan tuk kembali ke "tempat tidur"nya.
Subscribe to:
Posts (Atom)

